Pengenalan Teknologi pada Anak Usia Dini

Image result for child and technology

“Ayo jangan main terus!” “Jangan buka hape!” “Stop!”

Kecemasan orang tua terhadap anak, orang tua sering kali memperingatkan mereka untuk berhenti bermain suatu benda yang disebut dengan gadget itu. Smartphone, benda dengan ukuran saku yang tak bisa lepas dari tangan manusia, bahkan anak-anak dibawah umur pun sudah mulai mengkonsumsinya.

Bagi sebagian orang, membatasi anak bermain gadget merupakan tindakan yang tepat dan menjauhkan dari berbagai dampak buruk dari gadget.

Sebagian orang lagi menilai cari ini terlalu protektif. Gadget dapat memberikan lebih banyak wawasan dan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi  teknologi  sedari dini mungkin.

Lalu sebenarnya mana yang paling efektif dalam menyikapi keberadaan teknologi di tengah perkembangan anak?

Harapan dan kecemasan orang tua

Sebagai orang tua pastinya kita akan cenderung diliputi kecemasan jika anaknya mengalami kecanduan terhadap gadget. Orang tua juga mengaharapkan  anak mereka akan tertinggal oleh teknologi dari dunia yang semakin menglobal dan terus berubah seperti saat ini.

Kejadian ini memberikan kesulitan untuk memilih tindakan yang harus dilakukan untuk menyikapi kondisi tersebut. Kedua sudut pandang ini juga dapat membahayakan jika mengabaikan teknologi atau malah berakibat pada ketergantungan pada gadget dan teknologi lain.

Bagaimana seorang anak bisa belajar mengenai teknologi tanpa mengalami ketergantungan terhadap teknologi tersebut?

Anak Mampu Belajar Teknologi

Pada usia dini, sebenarnya anak-anak sudah mampu dan sangat tepat untuk belajar teknologi.

Menurut Catherine dan Glenn de Padua, penulis Teaching Children Computer Literacy, banyak peneliti menyarankan usia 3 – 4 tahun sebagai usia terbaik untuk memulai pelajaran komputer pada anak.

Related image

Di usia ini, anak sudah menguasai keterampilan hidup dasar, seperti berjalan dan berbicara. Mereka sudah siap mengeksplorasi komputer dan melakukan aktivitas coba-coba secara langsung.

Dalam penelitiannya, Doman menemukan bahwa sebagian besar anak belajar diantara usia 1 sampai 6 tahun dengan menyerap segala sesuatu yang diajarkan kepada mereka. Pengajaran yang diperoleh anak pada usia ini akan menentukan nilai-nilai atau keterampilan yang akan mereka miliki di masa mendatang.

Hal ini dapat memberikan peluang yang sangat besar sekali untuk dikembangkan. Memulai melakukan pengenalan yang mendasar kepada anak-anak terhadap teknologi.

Eits..
Tapi kalau anak dibiarkan bermain teknologi tanpa arahan dan bimbingan pastinya akan membarikan dampak buruk bagi anak.
Oleh karenanya peran orang tua sangat diperlukan di sini.

Apa yang bisa orang tua lakukan?

Menerapkan batasan berlebihan dalam menggunakan teknologi atau mendorong mereka untuk menjauhinya: keduanya problematis. Peran orang tua sebagai pengasuh adalah memberikan dukungan untuk menjelajah dunia teknologi sesuai pilihan mereka dan memberikan pendampingan terhadap ketertarikan tersebut.

Pengawasan dan pendampingan ini sangat penting, mengingat sifat ini juga akan berpengaruh pada anak hingga dewasa. Keluarga sebagai asal mula seorang anak bersosialisasi harus jeli dalam melihat pekembangan anak pula, salah mengambil sikap bisa jadi mempertaruhkan kehidupan sosial anak di masa depan.

Selain hal tersebut orang tua juga dapat mengarahkan anak untuk mengikuti lembaga kursus dan pendampingan dalam pemanfaatan teknologi. Salah satu contohnya adalah DUMET School.

DUMET School merupakan penyedia jasa kursus pemograman komputer untuk anak usai dini, mulai dari 6 tahun hingga 12 tahun.

Hal ini pastinya sangat membantu orang tua yang tidak mempunyai banyak waktu untuk mendampingi si kecil. Serta dapat memfokuskan anak untuk belajar teknologi secara efektif. Karena di DUMET School anak-anak akan didampingi oleh mentor-mentor yang menyenangkan dan profesional.

Selain itu masih banyak lagi fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh DUMET School. Diantaranya akses ke iLab (sistem pembelajaran yang bisa anda akses dimanapun dan kapanpun), bisa reseat (mengulang kelas) sepuasnya, disupport seumur hidup dan gratis konsultasi selamanya, serta sertifikat dengan nomor izin diknas.

Peluang dan kesempatan sekali ya.

Melalui cara-cara ini anak akan lebih terkontrol dan terfokus dalam menggunakan teknologi. Menguasai teknologi tanpa harus mengorbankan dampak yang lain.

Advertisements

One thought on “Pengenalan Teknologi pada Anak Usia Dini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s