Review Film Coco 2017 : Jangan Pernah Melupakan Orang-Orang yang Pernah Hadir dalam Hidup Kita

07-05-10-Coco-logo-600x257

Sebelum pulang kampung menyempatkan buat nonton film coco. Dan ini pertama kalinya nonton film di bioskop. Suasananya enak sih, lebih enak dari pada nonton film di lorong samping sekretariat geofiska xD

Ada bayak film yang bagus dan menarik, tetapi karena telah terbujuk spoiler teman-teman setelah selesai nonton film coco. Akhirnya aku terayu juga buat nonton.

Setelah aku nonton film ini ada beberapa point yang menarik yang tersaji dalam film tersebut. Tentang menggapai cita-cita, keluarga, cara bersikap, dan menginggat orang yang pernah hadir di dunia.

Dan disini aku mau cerita tentang bagian favorit ku. Tentang mengingat orang yang pernah hadir dalam hidup kita.06-56-57-coco_ver5

Dalam film coco masyarakat disana, mengingat nenek moyang dan keluarga mereka dengan melakukan perayaan kematian dan memajang foto mereka.

Diceritakan juga dalam film tersebut Miguel (tokoh utamanya) masuk kedalam dunia kematian Land of the Dead. Kalau kita mungkin menyebut ini alam kubur.

Tapi yang menarik. Disana kehidupan juga hampir sama di dunia nyata, namun dengan tambahan sedikit variasi roh kegelapan, hanya tulang dan muncul kasta atau tingkatan sosial tertentu. Saat perayaan hari kematian ini, penduduk Land of the Dead akan menyebrangi melalui jembatan penyebrangan untuk menemui keluarga mereka di dunia.

Tiketnya sangat mudah sekali. Dengan menscaning dan mencocokan foto wajah dengan yang terpajang di rumah mereka. namun sayang sekali untuk mereka yang fotonya tak dipajang oleh keluarga mereka. Foto ini menyimbolkan keberadaan orang yang telah mati masih tetap ada dalam ingatan keluarga mereka. Dan mereka yang tidak dipajang,ย  tidak dapat menyebrang jembatan, dan harus hidup tersingkir oleh masyarakat disana.

Termasuk Hector, orang yang menemani Miguel, bagi mereka jika sudah tidak ada yang mengingat tentang dirinya. Maka perlahan-lahan akan pudar, dan akhirnya menghilang dari dunia kematian.

06-58-50-coco-movie-01

Lalu bagaimana dengan kita..

Dalam kehidupan pun demikan, walaupun orang-orang tersebut sudah tiada tapi kita juga masih punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawat.

Dalam masyarakat tempat tinggal, dengan cara mengingat dan mendoakan. Membaca yasin, tahlil dan doa.

Kalau โ€œkata sobat sains…โ€, ga tau kenapa temen ku yang selalu bikin story sobat sains tiap malem jumat story nya jadi nuansa agama xD

  • Saben malem jumโ€™at ahli kubur mulih nang omah kanggo jaluk dongo wacan qurโ€™an najan sak kalimat

Setiap malam jumโ€™at ahli kubur pulang ke rumah untuk meminta doa bacaan qurโ€™an walau satu kalimat.

  • Lamun ora dikirimi banjur bali mbrebes mili mulih nang kuburan mangku tangan tetangisan

Jika tidak dikirimkan (dibacakan) lalu kembali dengan menangis pulang ke kubur menangis memangku tangan.



Beberapa waktu yang lalu, ini juga udah diupload di Instagaram juga loh ๐Ÿ™‚
selengkapnya disini http://www.instagram.com/diah_ask/?hl=en

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s