Sosok Inspiratif , Fajrul Falah ‘Bekarya Lewat Kompetisi Internasional’

Posted on Updated on

cv fajrul

Semangat berkompetisi merupakan  modal  penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya,  hal ini senada dengan apa  yang  disampaikan Fajrul Falah,  sosok  FSM  of  The  Month  kita di bulan April 2017 ini.

Fajrul—begitu ia kerap disapa,  merupakan mahasiswa departemen fisika Universitas Diponegoro angkatan  2015  yang  cukup inspiratif.  Beberapa waktu   lalu ia mengikuti kompetisi aviasi internasional Fly  Your  Ideas,  yang  diadakan oleh salah satu perusahaan aviasi multinasional terbesar  di dunia,  Airbus.  Dia  juga  berhasil lolos dua tahun berturut-turut seleksi wilayah  ONMIPA  (Olimpiade  Nasional  Matematika dan Pengetahuan Alam)  dan akan melaju kembali keseleksi nasional besok  di  Bulan  Mei.

Saat ini Fajrul  juga  diamanahi sebagai ketua  biro  riset  Cosmos  departemen fisika,  bersama dengan semua timnya berusaha menumbuhkan iklim saintifik  yang  lebih baik.

Di  samping semua aktivitas itu,  Fajrul tak serta merta meninggalkan kegiatan perkuliahannya.  Di  kalangan teman-temannya,  ia dikenal sering membantu temannya untuk memahami materi kuliah,  dan  juga  sering membuat pembahasan soal  yang  kemudian digunakan untuk persiapan ujian.

Menarik bukan? Untuk mengenalnya lebih jauh,  mari kita simak obrolan Fajrul dengan RIC berikut:

 

Apa sih motivasi berprestasi dari Fajrul?

Kalau saya pribadi sebenarnya kurang begitu memperhatikan soal prestasi,  karena sayang anggepnya prestasi itu sekedar bonus tambahan.

Yang  lebih penting menurut saya adalah motivasi gimana  agar  kita bisa belajar dan bermanfaat lebih.  Dan  simply,  kenapa saya suka belajar (learning something new) dan berusaha memberi manfaat lebih adalah karena dengan itulah hidup akan menjadi lebih berwarna dan berarti.

Salah  satu carater baik untuk belajar menurut saya yaitu lewat otak-atik langsung dengan  project  (istilahnya learning by doing).  Untuk itulah saya tertarik ikut kompetisi-kompetisi,  karena kompetisi akan merangsang kita —mau ga mau— untuk belajar lebih banyak dan lebih serius.  Dari kompetisi itulah, prestasi bisa tercapai secara otomatis.

Dan  btw,  sebenernya saya ini belum pantes disebut berprestasi,  banyak teman-teman  lain  yang  prestasinya lebih banyak. Lha wong kebanyakan kompetisi  yang  saya ikuti baru bisa sampai  di  tahap finalis kok,  ngga lebih.  Makanya,  sebenernya saya cukup bingung juga ketika tim dari RIC bilang kalo saya dipilih jadi FSM of The Month, haha. Tapi di lain sisi, ini juga PR bagi saya agar bisa berusahal ebih dan mencapai capaian yang lebih lagi.

Bagus sekali sudut pandangnya! Kompetisi yang pernah diikutii Fajrul apa aja sih?  Bolehlah diceritain..

Kompetisi yang pernah saya ikuti, untuk  di tingkat nasional itu ada ONMIPA dan beberapa event kecil-kecilan lainnya;  dan  di tingkat internasionalitu kompetisi Airbus  Fly Your Ideas, samaini sekarang  juga  lagi ngerjain beberapa kompetisi internasional  yang lain.

Wah, kerenya! Bisa dijelaskan lebih detil mengenai ONMIPA dan Fly Your Ideas nya?

 

Sebenarnya biasa aja wkwk,

 Yang  ONMIPA,  kebetulan  pas  masih jaman maba unyu-unyu dulu saya berhasil lolos seleksi wilayah dan maju ketahap nasional,  tapi sayangnya masih belum berhasil meraih  juara.

Untuk tahunini pun sama, saya kebetulan lolos kenasional besok  Mei…  dan semoga hasilnya untuk tahunini bisa lebih baik.

ONMIPA  sendiri sebenernya lebih menguji kemampuan kita secara teoritik,  dan kebetulan saya  pas  masih jaman  SMA  kebetulan suka ngotak-atik begituan. Jadi  pas  ikut ONMIPA ini udah lumayan enak.

Adapun  yang  Airbus Fly Your Ideas,  itu adalah kompetisi internasional  yang diadakanoleh Airbus, yang menantang para mahasiswa (S1/S2/S3) dari seluruh dunia untuk memberikan inovasi terbaru untuk mengatasi masalah dan meningkatkan kualitas industri  penerbangan.

Salah  satu  yang  patut diperhatikan  di sini adalah bergengsinya kompetisi ini. Bukan lagi sekedar kompetisi internasional-internasionalan,  karena  yang  ngadain kompetisi ini itu company pembuat pesawat sekelas  Airbus. Karena hal inilah, kita makin tertarik buat ikut ambil bagian di dalamnya.

Dalam kompetisi ini, ada total 356 tim dari 89 negara yang berpartisipasi, dan tim kami kebetulan terpilih untuk maju ke Round 2, terpilih dalam 50 besar tim (13 besar dalam kategori Design  Engineering).  

Sebuah pengalaman yang berharga bagi saya, karena di Round 2 itu saya (mau ga mau) belajar banyak hal mengenai pesawat  (walau pun masih sedikit),  bertemu dan mendapati lmu dari banyak pakar,  juga  mendapatkan  mentor  secara langsung dari engineer  Airbus.

Singkatnya,  di  situ  kami  mengajukan sebuah sistem baru  pada sayap pesawat dengan bantuan  artificial intelligence.Dengan sistem ini,  kita bisa meningkatkan efisiensi pesawat terbang,  meningkatkan keamanan,  dan membuat industri penerbangan menjadi lebih murah.

Sayangnya,  untuk seleksi ke  Round  3 nya (diambil  5 tim)  tim saya belum lolos 😦

Nasib-nasib…  haha

Oooh, terus Fajrul gimana?

Ya ga gimana-gimana.

Awalnya cukup kecewa karena ga lolos. Tapi kecewanya bentar tok,  ‘oh galolos.. yaudah’ Karena emang kita masih banyak kurangnya  juga,  wajar kalo ga lolos.

…dan life must go on.

Ga perlu berlama-lama  meratapi Airbus Fly Your Ideas, harus segera move on dan cari challenge lain.  Sekarang kebetulan saya berniat ikut Go  Green  In  The  City  (http://gogreeninthecity.com/)  dari Schneider Electric, yuk temen2 FSM pada ikutan juga.

Mantap mantap…

Sebagai penutup,  gimana pesan Fajrul untuk teman-teman  FSM?

Ikutlah kompetisi.

Buat temen-temen  yang  ngerasa bosen dengan kehidupan kuliah yang gitu gitu aja,  coba deh ikut kompetisi–kompetisi apa pun sesuai minat. Nanti pasti kehidupan kuliahnya ngga ngebosenin lagi.

Buat temen temen yang suka masuk kuliah dan ngaku suka belajar, coba deh ikut kompetisi,  kamu akan belajar jauh lebih banyak dalam kompetisi dari pada  di kuliah.

Terus,  coba aja ikut kompetisi internasional.

Sekarang kita hidup  di  dunia yang  global,  jadi kita harus berpikiran  global  juga. peluang kita untuk bermain  di  dunia  global  itu gede banget,  banyak company besar dunia ngelakuin crowd sourcing buat mendapatkan  ide  terbaik dari seluruh dunia, tanpa memandang latar belakang si empunya  ide.  Dan  itu bisa jadi ladang peluang buat kita.

Banyak  platform  challenge  yang  dapat kita ulik setiap saat,  dan hampir tidak pernah sepi dari kompetisi,  seperti Fuse  (https://launchforth.io/fuse/),  Nine sigma  (http://ninesigma.com/), Hero X (https://herox.com), atau mudahnya cukup ketikkan kata kunci ‘global challenge‘ di google.

Perluas pandangan kita kepenjuru dunia. Cari-cari inspirasi dari seluruh dunia,  main-main ke situs crowd funding kayak Kickstarter (http://kickstarter.com/), pasti bakal asik.

Karyanya scientist itu ngga harus selalu melalui PKM atau Hibah penelitian, ada lebih banyak peluang di dunia global. Asal coba dulu aja ga pa pa, saya ini juga cuma coba-coba kok wkwk

Kita  itu potensinya gede banget..   Sebagai bukti aja,  yang  masih cukup anget, beberapa waktu lalu tim dari Salatiga bisa berhasil menangin kompetisi global Jet Engine Inspection Challenge yang  diadain General Electric (http://www.penggagas.com/ge-inspection-challenge/). Keren bangetkan.

Pasti kita bisa.

Ga ada hal yang susah atau hal gampang.

Yang ada, kita mau ngelakuin atau nggak, itu aja.

Advertisements

2 thoughts on “Sosok Inspiratif , Fajrul Falah ‘Bekarya Lewat Kompetisi Internasional’

    Fajrul Falah said:
    19 May 2017 at 11:27 pm

    Wiii wkwk iki opo

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s