Dan Akhirnya Harus Pindah….

Posted on Updated on

1.jpg
sumber : www.ernykurnia.com

dan akhirnya saya harus pindah kostan lagi…. jadi gini ceritana. baru aja kemarin saya pindah kost, seminggu yang lalu sih 9 oktober tepatnya. awalnya saya masih pengen stay di kost yang dulu, but karena beberapa faktor. akhirnya saya pindah kostan.

kostan lama sebenernya baru saya huni sejak awal maret kemarin, sebelumnya pas maba dulu saya tinggal di tempat bude di daerah Muteran, perbatasan Banyumanik dan Ungaran-Jawa Tengah. namun, karena jarak nya yang sangat-sangat jauh banget akhirnya ngekos di rumah ibu kos yang pertama. dan di pertengahan ini akhirnya saya pindah. hiks.


pindah-kos-kosan-sujiwo-tejo
sumber : empatcopy.wordpress.com

pengalaman pindah kost yang kedua ini, setelah dari rumah bude menurut saya jauh lebih berkesan. rasanya seperti ada sesuatu yang berat untuk ditinggalkan, kenangan-kenagan pas di kost yang lama. ya walaupun nggak semuanya berkesan, juga ada beberapa hal yang saya syukuri ketika pindah kosan juga. apalagi pas boyongan (beres-beres dan pindahan-red), bertepatan saat UTS dan banyak agenda yang lain, sehingga agak ribet dan merepotkan juga buat saya.

seperti yang saya bilang tadi, kost yang kemarin sebenernya enak ibuk kosnya baik banget sama saya, tapi dari lingkungannya saya yang kurang suka. agak nggak terlalu rapi dan bersih sehingga kesannya nggak nyaman, kemudian kostnya menurut saya terlalu bebas, nggak ada jam malam -namun, disisi lain juga ada keuntungan buat saya yang sering laper pas malem-malem- dan lain-lain sebagainya. di kost yang baru ini, ya lumayan lah mbak kosnya juga enak sama saya, orangnya easy going gitu. bahkan dulu aku pernah ngobrol sama orangnya.

dan ada satu lagi yang membuat saya agak berkesan, yakni sensasi pas matur ke ibuk kost. tahu sendiri kan saya orangnya sungkanan dan nggak berani menyakiti orang lain -hehe-. dengan sifat saya yang semacam itu, mengeluarkan suatu pernyataan “Buk, kulo badhe pndah kost” aja itu sulit bangeeettt… saya sampai mikir lama buat ngomong kayak gitu aja, tapi karena keadaan yang memaksa ya pada akhirnya saya tetep harus matur ke ibuknya. ya alhamdulillah ternyata  langsung di acc, dan semua perkiraan-perkiraan yang aneh-aneh pun  lenyap sudah dari pikiran saya. saya senang, mampu mengungkapkan semua itu. setidaknya saya nggak membohongi perasaan saya buat pindah #mulai ngelantur…

ngutip dari kata-katanya pak sujiwo tejo…

pindah kos-kosan dan beres-beres barang itu mudah, yang sulit membereskan kenangannya

selamat tinggal kost lama ku…. kost yang mengenalkan ku pada sesosok Anna, yang senantiasa menginspirasi ku untuk menjadi kakak yang baik untuk adek ku. ibu kost yang baik dan nggak pernah marah -kemarin nenggak bayar. huhu-, tentangga samping kamar yang selalu diam -ada 2 orang, namun jarang ribut dan rame-rame- yang senantiasa nggak pernah marah sama aku, hmm.. kalau temen-temen ngumpul ramenya kayak pasar. mbak-mbak kost yang sampai sekarang aku nggak maksud sama mereka, hehe… semoga di bukakan hatinya -aku udah lunas belum ya listriknya, lupa lagi- dan kucing-kucing yang di kost bawah, kalian lucu sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s