Mentoring Riset : Pengenalan Karya Tulis Ilmiah

Posted on Updated on

Secara umum penulisan dari sebuah karya tulis ilmiah dibagi menjadi dua, yakni paper dan Karya Tulis Ilmiah (KTI). lalu apa bedanya paper dan KTI? KTI secara umum dibagi lagi menjadi dua yaitu penelitian (sebelum kita menuliskan, berarti kita sudah pernah melakukan penelitian terlebih dahulu terhadap ide kita tersebut) dan gagasan (kita didalam menuliskan karya ilmiah hanya mengagas dan mengembangkan sebuah ide, yang sumber atau reveresinya bisa kita tinjau dari penelitian-penelitian yang mendukung ide tersebut sebelumnya). Sedangkan, untuk paper sendiri juga dapat di kelompokkan menjadi dua, yaitu jurnal (paper merupakan hasil dari suatu penelitian, dengan topik tertentu semisal nanomaterial, plasma, mikrobiologi) serta prosiding (prosiding merupakan kumpulan dari beberapa jurnal yang diterbitkan secara bersamaan. Biasanya prosiding ini merupakan hasil dari suatu konverensi  ilmiah).

Untuk pembahasan kali ini saya akan mmbahas tentang Karya Tulis ilmiah saja, karena yang di fokuskan dalam tahap awal mentoring riset tersebuat adalah membuat karya tulis ilmiah.

Karya Tulis Ilmiah

Sistematika penulisan dari LKT antara lain sebagai berikut

Bab 1 pendahuluan

pada bab ini memuat

  1. Latar belakang

Latar belakang yang berisi penjelasan tentang alasan memilih gagasan yang diangkat menjadi karya tulis, dengan didukung oleh informasi dan atau data yang terpercaya

2. Rumusan masalah

Rumusan masalah yang merumuskan dengan jelas masalah yang dibahas, dikaji, dan diselesaikan, serta menguraikan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang diangkat

3. Tujuan

Tujuan berisi penjelasan mengenai tujuan yang ingin dicapai dari pembuatan karya tulis

4. Manfaat

Manfaat berisi penjelasan mengenai manfaat yang didapatkan dari karya tulis yang dibuat

Bab 2 Tinjauan Pustaka

Berisi uraian tentang:

  1. Kerangka konseptual yang berisi batasan, landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji yang dapat diperoleh melalui sumber pustaka primer seperti jurnal penelitian, prosiding seminar maupun buku, dan lainnya
  2. Pemecahan masalah yang pernah dilakukan terhadap permasalahan yang diangkat

Bab 3 Metode penulisan

Menguraikan secara cermat bagaimana observasi dilakukan termasuk waktu, lama dan tempat dilakukan observasi; bahan dan alat yang digunakan; cara pembuatan; metode memperoleh data/informasi; cara pengolahan data; analisis yang dilakukan; dan desain atau gambaran

Bab 4 Hasil dan Pembahasan

Hasil berisi informasi/ data/ hasil pengujian data dari observasi atau penelitian yang dilakukan. Pembahasan berisi tentang uraian, interpretasi data dan kemampuan analisis secara kimia berkaitan dengan produk yang dihasilkan dari observasi atau penelitian atau eksperimen yang dilakukan. Termasuk juga manfaat, kelebihan dan dampak produk yang dihasilkan.

Nah untuk bab 4 ini tergantung jenis Lomba Karya Tulis yang akan kita ikuti. Semisal kita mengajukan LKT dengan bentuk penelitian maka yang kita bahas disini adalah hasil dari penelitian yang kita lakukan. Lalu, bagaimana jika yang ingin kita ajukan dalam bentuk gagasan? Jika yang ingin kita ajukan dalam bentuk gagasan saja yang kita bahas pada bagian ini adalah “prediksi hasil” yang kita harapkan ketika kita melakukan realisasi dari ide kita. Loh gimana caranya kita kan belum melakukan penelitian? Karena, kita belum melakukan uji coba. Kita menggunakan referensi sedekat mengkin dengan gagasan yang kita ajukan.

Bab 5 Penutup

Berisi kesimpulan dan saran yang direkomendasikan

  1. Kesimpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan dan menjawab tujuan pembuatan karya tulis
  2. Saran disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang diusulkanDaftar Pustaka

Daftar Pustaka ditulis untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan dengan menggunakan sistem Harvard

Lampiran

Biasanya berisi Daftar Riwayat Hidup (biodata) peserta dan dosen pembimbing mencakup nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, karya ilmiah yang pernah dibuat, dan penghargaan ilmiah yang pernah diraih.

LKTI (Lomba Karya  Tulis Ilmiah)

Rangkaian penyeleksian dalam lomba karya tulis,meliputi :

  1. Seleksi abstrak

Nah biasanya sebelum mengirim karya tulis kita diwajibkan utuk mengikuti tahab seleksi abstrak terlebih dahulu. Lalu apakah yang dimaksud dengan abstrak tersebut?  Abstrak merupakan rangkuman atau gambaran secara umum dari isi tulisan karya tulis yang kita buat. Sehingga isi abstrak sediri sangat singkat (hanya 200-500 kata saja, ditambah pada bagian akhir abstrak mecantumkan 4-7 keywords dari karya kita). Nah jadi kebayangkan kalau isi dari abstrak sendiri itu harus singkat, padat, tepat dan jelas mengenai karya tulis kita.

Karena abstrak tersebut merupaka jalan awal bagi juri untuk menyeleksi karya tulis kita. Abstrak harus mencakup beberapa hal yakni:

  1. Latar belakang
  2. Solusi
  3. Teori/metodeologi
  4. Hasil

2. Seleksi karya

Kalau di tahab seleksi karya ini, yang di seleksi bener-bener  Karya Tulis yang udah jadi. Biasnya yang dinilai adalah bener nggak sih penulisan kita dalam karya tulis tersebut dan yang paling penting adalah kualitas dari karya tulis kita sendiri.

  1. Seleksi presentasi

Nah untuk seleksi tahab presentasiini, merupakan tahap akhir dari seleksi karya tulis kita. Tipsnya disini adalah  buatlah presentasi yang menarik dan yakikanlah juri terhadap id atau gagasan karaya tulis yang kita buat.

Nah menarik bukan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s