Kurang Peka? Banget

Posted on Updated on

peka itu sebenarnya apa? apakah hanya sebatas ciri-ciri makhluk hidup “peka terhadap rangsangan”  yang menyebabkan makhluk hidupnya menanggapi rangsang tersebut dengan suatu tindakan, adaptasi atau apalah yang suka di terangkan oleh Ustadzah di sekolah dulu. atau mungkin “peka” yang merupakan salah satu devisi di BEM UNDIP “Penalaran dan Keilmuan -PEKA” 

namun peka yang satu ini, sangat-sangatlah berbeda. peka yang katanya teman-teman adalah peka yang sesungguhnya. dan well saya juga nggak paham apa maksudnya. apakah cukup dan mampu memahami persaan orang lain, atau hanya cukup memahami diri sendiri. padahal semuanya juga butuh di-peka-ni. 

kepekaan saya pun masih perlu dipertanyakan lagi, kemarin ada sedikit konfik dengan seorang sahabat. sebenernya saya sudah ngerasa dari beberapa hari. cuma ngerasa saja tapi takut negur dan menyampaikan. kita berdua agak jauhan ya nggak tau kenapa. aku yang sifatnya intovet hanya nungguin dia ngomong dulu, dia yang sama-sama juga ngerasa juga nggak berani ngomong dulu. masih sungkan dan takut menyakiti perasaan kedua belah pihak.

kemudian gara-gara status di facebook juga malah memperkeruh suasana, padahal jels-jelas yang aku maksud bukan dia. hah… bahasa tulisan memang serba multi tafsir. tapi untungnya dia yang nyapa duluan, ngirim teks pesan buanyak buangettt…. tapi aku seneng dia gitu. ya maaf selama ini kayaknya aku kurang peka.

sepertinya juga aku harus cepet-cepet pulang biar, cari energi sepiritul kayaknya . biar makin peka sama kalian-kalian.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s