Toh Hanya Sebutir Mutiara

Posted on Updated on

unduhan
Apakah mampu menjadi sebutir mutiara, ah sudah jika iya berarti aku adalah orang yang beruntung 🙂

kemarin, gara-gara sangkak-sangkaan ujung-ujungnya, kami sering berdebat dan berdisusi. apalagi si Duwi (Dwi Irawan Fisika 2015) selalu mengatai hal yang tidak-tidak padaku dan Fatkhiya (Fatkhiyatus Saadah Fisika 2015) walaupun kata-katanya halus, tetapi serasa menyindir. (just kidding padahal) dan kita bertiga juga tahu akan hal itu.

kemudia, sii fatkhiya membalas kepada sii Duwi, iya cik, kita mah apa atuh hanya sebutir mutiara”. kata-katanya simpel, tapi ada hal yang membuat saya berfikir. “kita hanya sebutir mutiara”  bukan kah sebutir mutiara pun itu sangat berharga, dia cantik sulit dicari, sulit didapat. kalau di jual juga lumayan mahal. apakah ini tidak terlalu berlebihan, apalagi itu kalimat untuk ku juga.

sebutir mutiara…. sebutir mutiara yang jadi balasan diantara diskusi kita. tidak kurang dan tidak lebih.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s