Kisah Masa SMA

Posted on Updated on

Sebenernya saya nggak terlalu punya banyak cerita tentang masa-masa SMA, yang katanya masa yang paling indah. karena masa-masa SMA saya dipenuhi dengan masa-masa perjuangan “perjuangan yang memang fokus, fokus banget malah. buat belajar” sehingga nggak ada romansa-romansa penuh cinta didalam nya. hal tersebut didukung dengan sistem sekolah SMA dulu. yang pakai sistem boarding scholl atau sekolah berbasis asrama. tapi, kayaknya sih tetep lah menjalani sensasi anak-anak SMA umum “SMA Negeri”.

beberapa hari yang lalu, bahkan beberapa jam yang lalu ketika nggolekki data nk nggone laptop ada suatu hal yang membuat saya teringat sesuatu. eh, buka sesuatu tapi seseorang. ciye.. hehe. tapi dia bukan siapa-siapa kenal saja tidak, saya cuma tahu orangnya. tahu pun itu cuma sekilas-sekilas lihat orangnya. awal bertemu orang itu pun juga nggak sengaja ketika ikut MLC yang diadakan oleh UM. nah bertepatan saat itu, ternyata pas di lomba itu si orang itu yang jadi juara lombanya “kasih inisial  tetetett. namanya gitu ” . kemudian ketemu lagi di Lomba OMMITS, kemudian ketemu lagi di OSP , kemudian ketemu lagi di OSM IKKIP Bojonegoro. dengan kostum dan penampilan yang selalu sama, pakai seragam SMA putih abu-abu atau nggak Pakai seragam batik biru khas sekolahnya ditambah pakai jaket warna merah MU. afal banget,  ini hafalnya gara-gara terlalu sering ngelihat orangnya.

sering saya lihat dia, kalau pulang dari asrama. didepan sekolahnya dengan kostum yang saya sebutkan di atas. tapi saya ya, biasa-biasa aja paling juga senyum. senyum dengan wajah datar tanpa ekspresi. bahkan cuma sebel gara-gara orangnya sering menang lomba, ya spesialis OSN Matematika. tapi dia juga belum dapet juara waktu OSK. peringkatnya 5 kalau nggak 6. lebih mending dari pada aku. hiks. 

dulu juga pernah sekali ketemu, dan ini mungkin pertemuan terakhir kita berdua. berdua kayak dia kenal saya saja. saat itu ada Expo campus dan tryout SBMPTN di SMT. tapi dia pakai kostum yang beda, kali ini orangnya pakai baju biasa, nggak pakai seragam sekolah denagn jaket yang beda juga lek gak salah warnanya hitam. dan setelah itu kita udah nggak pernah ketemu lagi, sudah berjalan dengan cerita hidup kita masing-masing. lebih tepatnya mungkin dulu itu kita sering ketemu juga gara-gara satu daerah, satu kota jadi kalau keluar juga sering ketemu anak-anak itu saja. nggak ada cerita yang menarik kan.

oh iya deng saya pernah nge-chat si orang itu via line. itupun dapat nomernya dari pamflet Expo Kampus anak-anak jogja yang kebetulan di share sama anak-anak Dggrefa. dan gara-gara kepepet tanya tentang sistem Alternator saja, karena nggak punya temen anak Teknik Mesin UNDIP .  tapi chat-chat an nya berakhir dengan percakapan nggak jelas, pokoknya pengen ketawa kalau lihat  chatnya. dan mungkin itu juga chat pertama dan terakhir kita.

IMG_155764954853178
noh ini gambar yang saya maksud. yang kemarin saya upload, kemudian saya privacy lagi setelah beberapa hari. sederhana tapi penuh arti.ceillah

hmm… selama kuliah ini bagai mana? nothing…   

 

Advertisements

One thought on “Kisah Masa SMA

    Nakata VII said:
    16 June 2016 at 10:03 pm

    jaga-jaga kalau ada yang melirik 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s