Pentingnya Prestasi Terhadap Dakwah Kampus

Mengapa indeks prestasi begitu penting bagi aktivis dakwah dan mengapa IPK yang jadi standar tidak hanya banyaknya hafalan, atau aktivitas lainya seperti organisasi di kampus? Ya karena kita sedang berdakwah pada lingkungan yangย  berisi orang-orang pandai yang memiliki intelektualitas tinggi. Pada lingkungan kampus ini ada dua yang berperan besar dalam kehidupan di kampus yakni dosen dan mahasiswa. sangat bercirikan akademis dan rata-rata giat dan berfokus kepada prestasi akademis. Dimata mereka orang yang dianggap hebat adalah ketika mereka yang memiliki prestasi akademisi tinggi dan mampu memecahkan permasalahan sesuai keilmuan.

Akan tetapi kita sebagai seorang aktivis dakwah juga diharapkan mampu menebar manfaat untuk syiar kepada masyarakat kampus. Maka prestasi inilah yang harus kita gunakan sebagai modal besar dalam berdakwah di lingkungan kampus kita. jelas bahwa objek dakwah dihadapan kita adalah orang-orang yang logis, mencintai prestasi, sistematis, dan memiliki kecenderungan memandang orang dari intektualitasnya, maka harusnya kita mencapai prestasi akademik dilingkungan kampus.

sebagai aktivis dakwah tentunya akan lebih sulit mendakwahi objek dakwah kita di kampus jika prestasi kita buruk. Hal tersebut akan membuat kita semakin berat dalam melakukan kegiatan dakwah di kampus. Hal ini juga mewakili dawkwah pada zaman nabi, sahabat dan ulamaa juga di gunaknan sebagai kekuatan prestasi dan di jadikan kekuatan dalam syiarnya.

Maka prestasi itu menjadi sangat penting sebagai bagian dari dakwah di lingkungan kampus. Tentu kita tidak ingin menjadi bagian dari orang yang sulit berpretasi yang jangankan prestasi kompetisi yang tengah menjadi hot issue di kalangan mahasiswa atau jadi mahasiswa berprestasi yang di bangakandi kampusnya. bagaimana mau berdakwah di kalangan mahasiswa, tentu kita akan malu. Setelah itu berat untuk mengajak karena orang lain takut akademiknya hancur seperti kita, apalagi sampai keluar kata-kata dari orang yang tidak mau diajakTentu bukan ini yang kita harapkan meski kadang tuntutan untuk mengisi acara dakwah. Artinya kita harus terus memperbaiki diri dan system yang kita jalankan.

Jangan sampai itu semua menjadi alasan bagi kita untuk membenarkan bahwa kecilnya IPK kita adalah amanah dakwah. Seorang ustad yang pernah menyusun trilogi dakwah kampus (Daโ€™wi, Ilmi dan Siyasi) mengatakan bahwa semua itu terjadi karena kurangnya kedisiplinan dari kader dalam mengatu urusannya. Sehingga kurang kesungguhannya dalam berkomitmen pada tiga hal yang mendasari dakwah kampus.

 

Namun disisi lain ada pula aktivis yang tidak ikut syuro, izin mentoring karena alasan laporan, tugas kuliah dan lain sebagainya yang memang disengaja . Sehinggaย  susah diajak berdakwah. Saat diminta membina mahasiswa adek tingkatnya beralasan banyak bahwa ia sibuk ini dan itu yang berkaitan dengan kuliah dan laporan serta prestasinya. Hal ini tidak pula dibenarkan, karena membina generasi merupakan bagian dari keberlanjutan dakwah.

Advertisements