Mahar

Posted on

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas nama perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi)

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.
#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu
#Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

v

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

Mahar

Resume Wisata Muslimah
@Masjid Kampus Universitas Diponegoro
Pembicara : Ustadzah Wulan
Hari, Tanggal : Selasa,24 Februari 2016

Mahar atau maskawin adalah hak murni bagi seorang perempuan ketika seorang laki-laki menikahinya. Dan dijelaskan dalam firman Allah:

“Dan berilah maskawin (Mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika menyerahkan kepada kamu sebagian dari (maskawin)  itu dengan senanag hati, maka terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati (An-Nisa’: 4)

Makna dari Mahar

  1. Upaya seorang laki-laki memuliakan calon isterinya

Syariat islam akan selalu menunjukan kepada idealisme. Dengan sikap tersebut akan muncul sikap menuntut kepada cita-cita dan prasangka baik kepada Allah. Seperti, menginginkan seorang suami yang sholeh, baik dan sempurna. Sehingga seorang manusia akan giat beribadah dan berusaha untuk mendapatkan hal tersebut. Namun, ketika seorang manusia tidak dapat mencapai atau mendapat hal tersebut akan timbul fitnah. Sehingga Norma Idealisme ini harus di tempatkan pada akal. Tetapi kita sebagai orang muslim harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah. “Allah menggikuti prasagka hambanya”. Jika ketika kita mengalami masa-masa sulit, kita tetap harus memegang cita-cita dan ideal syariah kita.

Ketika Rosul menikahi Khadijah, Beliau memberikan 300 ekor Unta. Dan ketika Rosul menikahi isterinya yang lain Beliau memberikan 500 dirham atau senila 600 gram emas 24 Karat.

Mahar adalah hak mutlak yang dimiliki oleh seorang perempuan ketika menikah, sehingga apabila terjadi perceraian, maharnya sudah menjadi milik perempuan itu dan tidak wajib untuk di kembalikan kepada suaminya. Namun berbeda dengan Cerai Khulu’. Cerai khulu’ adalah cerai yang di dasarkan atas naman perempuan yang meminta untuk bercerai. Dalam cerai khulu’ ini sang wanita ada tanggung jawab untuk melakukan pengembalian mahar atas pernikahannya.

“sebaik-baiknya wanita adalah yang paling murah maharnya” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, Hakim dan Baihaqi))

  1. Awal mula kerelaan nafkah syariah seorang laki-laki

Seperti yang sudah kita ketahui seorang wanita membawa separuh tulang rusuk seorang laki-laki. Sehingga seorang laki-laki harus memperlakukan seorang wanita dengan baik. Dalam kerja alam bawah sadarnya seharusnya ditanamkan dan dikelola dengan perasaan yang tidak goyah jika diterpa dengan angin yang kencang.

  1. Logika Kepemimpinan

“Perempuan membawa separuh tulang rusuk laki-laki”

Jika ia terlalu keras mendidiknya maka ia akan patah

Jika ia terlalu lunak mendidiknya  maka ia akan bengkok

 

Sekian Resume-an kajian wisata muslimah Masjid kampus UNDIP. Semoga bermanfaat dan semoga kita mendpatkan seorang pendamping hidup yang istimewa dan sesuai harapan-harapan yang kita lantunkan dalam doa-doa kita sepanjang waktu.

Sebenarnya ini belum lengkap-lengkap juga sih, karena kepotong kuliah pagi jadi harus meninggalkan kajian lebih dahulu.

#ayo.. semangat muslimah dalam beribadah menuntut ilmu

Insyaalah, kita dapat manfaatnya nanti J

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s